
Bingung........
benci...........
gundah.........
merasa tidak tenang dengan semuanya..........
merasa bersalah dengan semua....................
keadaan tidak mendukung untuk beranjak maju,
keadaan jua lah yang tidak mengijinkan untuk tegar........
hanya lamunan dan tangis kecil,,, berselimutkan tawa yang bisa sementara aku lakukan...
ini bukan sekedar cerita yang biasa dilakukan oleh para orang tua untuk menghantarkan anaknya tidur.
ini juga bukan cerita yang diangkat dari kisah-kisah para remaja di sekolah.
tapi ini hanyalah sebuah nyanyian hati yang galau.
bukan egois....
tapi mengertilah...
aku hanya manusia biasa. bukan seorang yang mampu membelah lautan,, atau menolong orang dari sebuah peristiwa, dan mendapatkan tepuk tangan serta ciuman sebagai rasa salut dan terimaksihnya.
Bodoh....
itulah yang aku rasakan. aku berfikir kenapa bisa menyanjung orang lain????
kenapa bukan aku yang jelas haus akan ketenangan dan pengakuan atas keberadaan ku
tidak tahu diri.....
seakan-akan itu yang sering terngiang yang dilantunkan di sisi-sisi telinga manis qu.
tidak tahu terimakasih..... dan lupa siapa diri ini sebenarnya.
dan ketika sesuatu berkata,, aku pun tersentak, terdiam, dan apa yang sesuatu itu katakan...
"Sadarlah.......Sadarlah wahai aku.. aku bukan orang yang seperti itu, aku bukan orang yang aku pikirkan. bangunlah,,,,, bangunlah dari lamunan yang membuat aku bukanlah aku.
tenanglah wahai aku,, jika orang lain sudah tidak mau dengan aku, maka aku yang akan selalu ada di sisi aku... jika orang lain sudah tidak lagi mempercayai aku, maka aku yang akan selalu setia mempercayai aku... jangan menangis wahai aku,, jika aku menangis, maka aku juga akan menangis. kita sama. jangan terlalu jauh memikirkan masalah. aku mohon wahai aku..........."

